Cara Mudah Menghitung Pajak Pensiun dan Ketentuannya

Cara Mudah Menghitung Pajak Pensiun dan Ketentuannya

Fisco.id – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai pajak pensiun dan bagaimana cara menghitungnya dengan cara yang sederhana dan juga mudah untuk dilakukan, hal ini tentunya akan sangat bermanfaat sekali untuk anda yang ingin menghitung sendiri dan mengetahui tentang dasar dari pajak pensiun.

Menurut UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan tidak menyebutkan secara pasti kapan dan berapa batas usia pensiun terutama untuk pekerja swasta. Namun dalam UU No. 3 Tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja Pasal 14 ayat 1 disebutkan Jaminan Hari Tua (JHT) diberikan kepada tenaga kerja saat mencapai usia 55 tahun. Begitu juga dengan UU No. 11 Tahun 1992 tentang Dana Pensiun yang menyebutkan hak atas manfaat pensiun diberikan ketika tenaga kerja mencapai usia minimal 55 tahun dan maksimal 60 tahun.

Lalu Apa saja yang didapat ketika seseorang memasuki usia pensiun? Orang pribadi dalam negeri akan menerima beberapa penghasilan, di antaranya:

Uang Pesangon
Merupakan penghasilan yang dibayarkan oleh pemberi kerja termasuk Pengelola Pesangon Tenaga Kerja kepada pegawai, dengan nama dan dalam bentuk apa pun, sehubungan dengan berakhirnya masa kerja atau terjadi pemutusan hubungan kerja, termasuk di dalamnya uang penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak.

Uang Manfaat Pensiun
Merupakan penghasilan dari manfaat pensiun yang dibayarkan kepada orang pribadi peserta dana pensiun secara sekaligus sesuai dengan peraturan UU.

Tunjangan Hari Tua
Merupakan penghasilan yang dibayarkan sekaligus oleh badan penyelenggara tunjangan hari tua kepada orang pribadi yang telah mencapai usia pensiun.

Jaminan Hari Tua
Merupakan penghasilan yang dibayarkan sekaligus oleh badan penyelenggara jaminan sosial tenaga kerja kepada orang pribadi yang berhak dalam jangka waktu yang telah ditentukan atau keadaan lain yang ditentukan.

Berapa yang Harus dibayarkan Pajak Pensiun?

Dalam hal ini wajib pajak badan akan membayarkan sekaligus penghasilan yang diterima oleh orang pribadi dan mengenai potongan PPh Pasal 21 yang bersifat final. Berapa besaran pajaknya?

Untuk uang pesangon yang bersifat final, maka besaran pajaknya sebagai berikut:

  • Penghasilan bruto s.d. Rp50 juta sebesar 0%.
  • Penghasilan bruto di atas Rp50 juta s.d. Rp100 juta sebesar 5%.
  • Penghasilan bruto di atas Rp100 s.d. Rp500 juta sebesar 15%.
  • Penghasilan bruto di atas Rp500 juta sebesar 25%.

Sedangkan untuk uang manfaat pensiun, tunjangan hari tua, dan jaminan hari tua, ketentuan pajaknya sebagai berikut:

  • Penghasilan bruto sampai dengan Rp50 juta sebesar 0%.
  • Penghasilan bruto di atas Rp50 juta sebesar 5%.

Di sini tarif PPh 21 untuk uang manfaat pensiun, tunjangan hari tua, dan jaminan hari tua diberlakukan atas jumlah kumulatif dan dibayarkan dalam jangka waktu paling lama 2 tahun.

Selanjutnya, bagi orang pribadi yang sudah pensiun, baik itu pegawai negeri maupun pegawai swasta, tidak lagi memiliki kewajiban membayar pajak dikarenakan sudah tidak memiliki penghasilan.

Meski demikian, orang pribadi pensiun tetap memiliki kewajiban untuk melaporkan SPT Tahunan jika masih memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). NPWP hanya bisa dihapus jika pemiliknya meninggal dunia. Jadi, yang dilaporkan bukan lagi penghasilan, melainkan sejumlah aset seperti rumah, tanah, uang tunai, berbagai jenis investasi, dan lain sebagainya.

Orang pribadi pensiun bisa menggunakan formulir 1770 yang secara khusus diperuntukkan bagi mereka yang tidak lagi memiliki penghasilan. Pensiunan bisa mengisi seluruh data aset hingga akhir tahun masa pajak dan melakukan pelaporan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Lain ceritanya jika orang pribadi tersebut memiliki penghasilan lain dari usaha di bidang lainnya. Mereka tetap memiliki kewajiban sesuai untuk membayar pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Apabila ingin mengetahui dan mengerti informasi tersebut diatas, maka dapat menghubungi FISCO Tax Consultant baik untuk konsultasi maupun membutuhkan jasa konsultan pajak maka kami siap melayani anda dan merespon masalah anda dengan cepat dan akurat. Terimakasih.

Fisco Tax Consultant
Jalan Cianjur No 7 Menteng Jakarta Pusat
Mobile : 021-3911122/3906030/3911166
WA : 0813-8560-0726 (fast respon)
Hp : 0817-0376-4471
Email : info@fisco.id

No Comments

Post a Comment

Open chat
Ada yang bisa dibantu?
Ada yang bisa dibantu?