Hal yang Harus Anda Ketahui Tentang Pajak Kos-Kosan

Hal yang Harus Anda Ketahui Tentang Pajak Kos-Kosan

Fisco.id – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai pajak kos-kosan yang harus anda ketahui, mengingat untuk saat ini kos-kosan cukup banyak di Indonesia khususnya di daerah Ibu Kota Jakarta, oleh karena itu penting sekali untuk anda mengerti dan hal apa saja yang harus dilakukan untuk mengurus pajak kos-kosan.

Pajak kos-kosan sendiri pada dasarnya sudah diatur dalam Pasal 1 Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (UU PDRD). Dalam UU tersebut membahas tentang pajak hotel/penginapan. Dalam hal ini, yang termasuk dalam kategori hotel adalah motel, losmen, rumah penginapan, maupun rumah kos (indekos) dengan jumlah ruang tidur lebih dari 10.

Sedangkan untuk kos dengan jumlah kamar yang kurang dari 10, dikenakan PPh Pasal 4 ayat 2 yang di dalamnya dikatakan bahwa penghasilan atau pendapatan dari transaksi maupun pengalihan aset dalam bentuk tanah atau bangunan, usaha jasa konstruksi, usaha real estate, dan sewa atas tanah atau bangunan termasuk ke dalam objek pajak. Dari sini dapat disimpulkan bahwa, usaha kos-kosan baik dalam jumlah yang kecil maupun besar tetap dikenakan pajak.

Sistem perpajakan di atas merupakan sistem lama. Kini, pajak kos-kosan penghitungannya sudah jauh lebih mudah sejak diterbitkannya peraturan baru, sehingga penghitungannya relatif lebih sederhana.

Peraturan tersebut yaitu Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 34 Tahun 2017 tentang Pajak atas Penghasilan dari Persewaan Tanah dan/atau Bangunan. Dalam hal ini, penghasilan dari kos-kosan tidak termasuk sebagai penghasilan dari persewaan tanah dan/atau bangunan, melainkan digolongkan ke dalam penghasilan usaha.

Menghitung Pajak Kos-kosan

Berdasarkan Pasal 2 ayat 1 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 46 tahun 2013 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu, PPh Final dikenakan pada wajib pajak pribadi dan badan dengan perolehan omzet di bawah 4,8 miliar rupiah dalam 1 tahun.

Jadi, apabila usaha kos-kosan mendapatkan omzet selama satu tahun tidak lebih dari 4,8 miliar, maka akan dikenakan PPh Final. Seperti yang Anda juga ketahui bahwa tarif dari PPh Final berbeda-beda bagi setiap jenis penghasilannya. Untuk pajak kos-kosan sendiri, dikenakan tarif sebesar 1% dari total pendapatan yang pengusaha terima selama 1 bulan. Semula tarif pajak kos-kosan ini berkisar 5-10% dari total pemasukan setiap bulannya.

Bagi Anda yang belum tahu, istilah final pada PPh Final ini merujuk pada pemotongan pajak yang hanya sekali dalam setiap masa pajak. Penghasilan yang pajaknya termasuk PPh Final, maka pajak penghasilannya tidak akan dikenakan lagi tarif umum bersama dengan penghasilan lainnya saat pelaporan SPT Tahunan.

Penghitungannya sendiri terbilang sederhana, wajib pajak hanya perlu menghitung penghasilan total dari persewaan kamar selama sebulan sebelum dikurangi biaya-biaya dan membayar pajak sebesar 1% dari nilai tersebut ke negara paling telat tanggal 15 bulan berikutnya.

Contoh Menghitung Pajak Kos-Kosan

Berikut ini contoh sederhana menghitung pajak kos-kosan, Ibu Dina memiliki kos-kosan di Bojong sebanyak 5 kamar yang terisi penuh. Pembayaran kamar sewa masing-masing sebesar Rp800.000/kamar yang harus dibayarkan setiap bulannya.

Pada November, pemasukan dari sewa kamar sebesar 4 juta rupiah, maka pajak yang harus disetorkan oleh Ibu Dina sebesar: 1% x Rp4.000.000 = Rp40.000.

Penghitungan tersebut berdasarkan peraturan baru yang berlaku. Selain penghitungannya lebih sederhana, nilai pajak yang dibebankan ke wajib pajak pun tidak memberatkan pemilik kos-kosan.


Apabila ingin mengetahui dan mengerti informasi tersebut diatas, maka dapat menghubungi FISCO Tax Consultant baik untuk konsultasi maupun membutuhkan jasa konsultan pajak maka kami siap melayani anda dan merespon masalah anda dengan cepat dan akurat. Terimakasih.

Fisco Tax Consultant
Jalan Cianjur No 7 Menteng Jakarta Pusat
Mobile : 021-3911122/3906030/3911166
WA : 0813-8560-0726 (fast respon)
Hp : 0817-0376-4471
Email : info@fisco.id

No Comments

Post a Comment

Open chat
Ada yang bisa dibantu?
Ada yang bisa dibantu?