Melaporkan SPT Tahunan yang Terlambat, Ini dia Caranya

Melaporkan SPT Tahunan yang Terlambat, Ini dia Caranya

Fisco.id – Hal yang mungkin pernah anda alami yaitu ketika ingin melaporkan SPT tahunan namun terlambat, jangan khawatir karena ada solusi untuk mengalami hal tersebut yang tentunya pasti akan membantu anda untuk melaporkan STP tahunan yang terlambat.

Pada umumnya batas pelaporan SPT Tahunan adalah 31 Maret setiap tahunnya. Jika tanggal tersebut jatuh pada hari libur, diharapkan wajib pajak dapat menyelesaikan pelaporan SPT Tahunan sebelum tanggal tersebut. Namun terkadang, pemerintah memberi kelonggaran jika hal tersebut terjadi. Misalnya pada pelaporan SPT di tahun 2019 kemarin, Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan kompensasi pada wajib pajak orang pribadi dapat melaporkan SPT Tahunan Pajak Penghasilan pada tanggal 1 April tanpa denda karena tanggal 31 Maret jatuh pada hari minggu, lalu bagaimana kalau telat melaporkan SPT tahunan.

Berikut ini sanksi yang harus anda ketahui ketika telat lapor SPT tahunan.

Batas penyampaian SPT sudah disebutkan dengan jelas dalam Undang-Undang Ketentuan Umum Perpajakan, yaitu pada pasal 3 ayat (3):

  • Batas akhir penyampaian SPT Masa adalah paling lama 20 hari setelah akhir Masa Pajak.
  • Batas akhir penyampaian SPT Pajak Penghasilan wajib pajak orang pribadi adalah paling lambat 3 bulan setelah akhir tahun pajak.
  • Batas akhir penyampaian SPT Pajak Penghasilan wajib pajak badan adalah paling lambat 4 bulan setelah akhir tahun pajak.

Jika melewati batas akhir yang telah ditentukan, wajib pajak akan dikenakan sanksi seperti yang dijelaskan pada pasal 7:

  • Wajib pajak badan yang telat menyampaikan SPT Tahunan PPh akan dikenakan sanksi administrasi sebesar Rp1.000.000 (satu juta rupiah)
  • Wajib pajak orang pribadi yang telah menyampaikan SPT Tahunan PPh akan dikenakan sanksi administrasi sebesar Rp100.000 (seratus ribu rupiah)

Membayar Denda Akibat Telat Lapor SPT Tahunan

Hal yang harus anda lakukan ketika telat melaporkan SPT tahunan yaitu membayar denda terlebih dahulu, berikut ini hal yang harus dilakukan.

Mendapatkan Surat Tagihan Pajak

Umumnya, KPP akan mengirimkan STP tersebut ke alamat yang tercantum dalam identitas NPWP Anda. Namun jika belum mendapat surat tersebut, Anda dapat mendatangi KPP untuk meminta secara langsung agar dapat membayar denda pajak. Sebab dalam surat tagihan pajak, ada kode yang akan Anda gunakan untuk pembayaran denda.

Membayar Denda

Setelah mendapatkan surat tagihan pajak, Anda dapat membayar denda langsung di bank dan mengikuti prosedur selanjutnya. Anda juga dapat membayar denda pajak melalui mesin ATM atau Kantor Pos Persepsi.

Melaporkan SPT Tahunan yang Terlambat

Setelah membayar denda, Anda bisa langsung melaporkan SPT Tahunan Anda. Bagaimana cara melaporkan SPT Tahunan yang terlambat? Anda dapat melaporkannya seperti biasa, yaitu mendatangi KPP untuk pelaporan secara manual.


Apabila ingin mengetahui dan mengerti informasi tersebut diatas, maka dapat menghubungi FISCO Tax Consultant baik untuk konsultasi maupun membutuhkan jasa konsultan pajak maka kami siap melayani anda dan merespon masalah anda dengan cepat dan akurat. Terimakasih.

Fisco Tax Consultant
Jalan Cianjur No 7 Menteng Jakarta Pusat
Mobile : 021-3911122/3906030/3911166
WA : 0813-8560-0726 (fast respon)
Hp : 0817-0376-4471
Email : info@fisco.id

No Comments

Post a Comment

Open chat
Ada yang bisa dibantu?
Ada yang bisa dibantu?